Home | Berita Atambua | Satgas Pamtas RI-RDTL Akhiri Masa Tugas

Satgas Pamtas RI-RDTL Akhiri Masa Tugas

Oleh
Ukuran Huruf: Decrease font Enlarge font

Satgas Pamtas RI-RDTL Akhiri Masa Tugas

atambuanews.com

Pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 312/Kala Hitam Siliwangi yang bertugas di perbatasan RI dan Timor Leste segera mengakhiri masa tugasnya, setelah 6 bulan bertugas di daerah tersebut. Pasukan tersebut secara resmi akan berangkat pada tanggal 7 Februari mendatang dan segera diganti dengan pasukan dari LINUD 503/18/2/K, Surabaya, Jawa Timur.

Mayor Hengky Yuda Setyawan Komandan Yonif 312/Kala Hitam mengungkapkan seluruh pasukan menyatakan terima kasih atas dukungan semua warga dan memohon maaf sekiranya ada anggota yang melakukan kekilafan di lapangan selama penugasan.
“Kami sangat berterima kasih atas segala dukungan dan motivasi yang telah diberikan kepada kami selama bertugas di daerah ini,” kata Danyon 312/Kala Hitam, Mayor (Inf) Hengki Setiawan, didampingi perwira menengah kepada wartawan di Mako Satgas pamtas RI-RDTL di Atambua, Minggu (3/2/2013).


Mayor Hengki mengungkapkan, tugas yang dipercayakan negara untuk menjaga keamanan di perbatasan selama 6 bulan memang dirasakan cukup singkat. Namun selama kurun waktu berjalan, ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari lapangan dimana warga sangat positif menyambut kehadiran pasukan ini. Pendekatan humanis yang dilakukan anggota bersama  masyarakat menjadi pelajaran berharga buat para prajurit.

Tentu, kata Hengki, selama kebersamaan itu berjalan banyak hal yang belum bisa terpenuhi sesuai keinginan warga. Untuk itu, atas nama anggota menyatakan permohonan maaf.
"Kami tentu menyatakan terima kasih kepada semua warga dan komponen terkait lain terutama kalangan media yang selama ini memberikan kredit point untuk kami selama penugasan. Kontrol sosial yang dilakukan rekan-rekan media tak mungkin kami balas dengan apapun. Kami merasa dibesarkan oleh media dan dukungan masyarakat perbatasan," kata Hengki.

Hengki menambahkan, walaupun secara fisik mereka akan digantikan pasukan baru namun komunikasi akan terus terjalin dengan semua pihak yang ada di perbatasan RI-RDTL. Pasalnya, menjaga perbatasan bisa melalui pemikiran konstruktif. Dan dirinya berharap warga tetap menerima dengan hati pasukan yang akan hadir nanti seperti yang dilakukan ke Yonif 312/Kala Hitam.

Untuk diingat, pasukan Satgas pamtas RI-RDTL pekan ini akan segera meninggalkan Belu. Pasukan dari pos-pos perbatasan baik yang ada di Belu, TTU dan Kabupaten Kupang segera ditarik dan tanggal 7 Februari akan dilepas secara resmi oleh Pangdam IX/Udayana di Pelabuhan Tenau, Kupang. (herry)

Berlangganan feed komentar Komentar (3 diposting)

avatar
Zaiyah 18/08/2014 07:48:03
Your post has litefd the level of debate
avatar
Alma 18/08/2014 22:30:13
Ab fab my <a href="http://qgaofbmp.com">golody</a> man.
avatar
Meldave 21/08/2014 02:55:03
You make <a href="http://lprazzu.com">thnigs</a> so clear. Thanks for taking the time!
total: 3 | displaying: 1 - 3

Kirim komentar Anda

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Masukkan kode yang Anda lihat dalam gambar:

Captcha
  • Kirim Ke Teman Kirim Ke Teman
  • Print Print
  • Plain text Plain text

What's new

image

Tatib dan Kode Etik DPRD Belu Siap Ditetapkan

atambuanews.com. Mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu menerima laporan hasil evaluasi terhadap rancangan peraturan tata tertib (Tatib) dan kode etik DPRD kabupaten
image

Uskup Serukan Tertibkan Peredaran Mercon

atambuanews.com, Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr menyerukan agar dilakukan penertiban terhadap peredaran mercon/petasan yang saat ini menghiasi Kabupaten Belu. Pasalnya, peredaran dan permainan mercon/petasan
image

JMS Harus Jangkau Ekonomi Masyarakat Perbatasan

atambuanews.com, Kehadiran Jabal Mart Swalayan (JMS) di Atambua kabupaten Belu yang merupakan kawasan perbatasan Indonesia - Timor Leste, diharapkan dapat membawa perspektif yang baik dalam

Rapat Evaluasi Penyaluran Raskin Di Belu

Terdapat 3 Desa yang belum Terrealisasi 100 Persen atambuanews.com, Sebanyak 3 Desa di Kabupaten Belu yaitu Desa Faturika, Desa Duakoran Kecamatan Raimanuk, Desa Naekasa kecamatan Tasifeto
image

PARA PASTOR PAROKI HADIRI RAPAT EVALUASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN

atambuanews.com, Kehadiran para pastor paroki yang tergabung dalam Tim Ekonomi Keuskupan Atambua dalam rapat evaluasi penanggulangan kemiskinan di kabupaten Belu disambut baik oleh Pemkab Belu
image

Delapan Anggota DPRD Belu Siap Dilantik

atambuanews.com, Sebanyak delapan anggota DPRD Belu periode 2014-2019 pasca Penataan dan Pengisian keanggotaan DPRD beberapa waktu lalu siap dilantik. Penataan dan pengisian anggota DPRD Belu
image

Mila Pradja Raih Nilai Tertinggi dalam Tes CPNSD

  atambuanews.com, Kristina Mila Pradja, salah seorang guru SMA di kabupaten Belu yang memilih formasi Matematika berada di urutan pertama dengan skor tertinggi 396 dalam tes
image

Marching Band Binaan SSpS meriahkan HUT ke 125

atambuanews.com, Marching Band binaan SSpS yang berasal dari SMP Katolik St. Theresia Kupang, SMPK St. Xaverius Putri Kefamenanu dan Marching Band SMPK Hati Tersuci Maria
image

Pemkab Belu Siap Terima Wings Air

  atambuanews.com, Pemerintah Kabupaten Belu siap menerima kedatangan pesawat Wings Air jenis ATR 72 berkapasitas 70 Sheet yang akan melakukan penerbangan perdana (First Flight) di bandara

Pelaku Pembunuhan Lidwina Ditangkap PNTL di Oecusi

atambuanews.com - Teka-teki mengenai kasus kematian Lidwina Don Hane (42) akhirnya terungkap. Ternyata, korban tewas dibunuh oleh seorang oknum berinisial F. Pelaku pembunuhan korban berhasil

Newsletter

Tagged sebagai:

Tidak ada tag untuk artikel ini

Rate artikel ini

0